Assalamualaykum wr wb
Apa kabar saudaraku semua ? semoga saudara semua selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Dengan maraknya wabah yang menimpa negeri ini, kita selaku umat muslim haruslah pandai-pandai untuk bertasyakur, tafakur, dan tadabur. Semoga Allah SWT segera mengangkat wabah ini sehingga kita semua dapat beraktifitas seperti sedia kala. aamiin.. Di heningnya malam ini izinkanlah saya sedikit bercerita tentang azab yang menimpa kaum Luth. Semoga dengan cerita ini, iman kita semakin bertambah dan ada hikmah yang bisa kita petik.
Suatu
hari nabi Ibrahim AS didatangi oleh 3 tamu, yang mana kita tahu tamunya ini
tidak perrnah dijumpai sebelumya oleh nabi Ibrahim AS. Allah SWT ceritakan
kisahnya ini dibeberapa surat di dalam Al-Quran salah satunya di dalam surat
Az-zariyat.
هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ ضَيْفِ اِبْرٰهِيْمَ الْمُكْرَمِيْنَۘ
"Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan?"
Ada yang bilang ahli tafsir bahwa nabi Ibrahim
memuliakan tamu-tamu ini, ada yang bilang malaikatnya yang mulia, intinya
sama-sama maknanya betul malaikatnya mulia dan nabi Ibrahim juga terkenal
selalu memuliakan tamu.
اِذْ دَخَلُوْا عَلَيْهِ فَقَالُوْا سَلٰمًا ۗقَالَ سَلٰمٌۚ قَوْمٌ مُّنْكَرُوْنَ
"(Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan, “Salaman” (salam), Ibrahim menjawab, “Salamun” (salam). (Mereka itu) orang-orang yang belum dikenalnya."
Tamunya tau-tau ada ditengah rumahnya nabi Ibrahim. Dan
diikatakan rumahnya nabi Ibrahim ini selalu terbuka memuliakan tamu siapapun
orang datang ahlan wasahlan masuk kerumah dikasih makan oleh nabi Ibrahim,
berapapun jumlahnya siapapun orangnya ahlan wasahlan silahkan masuk.
فَرَاغَ اِلٰٓى اَهْلِهٖ فَجَاۤءَ بِعِجْلٍ سَمِيْنٍۙ
"Maka diam-diam dia (Ibrahim) pergi menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar)"
Dikatan
bahwa nabi ibrahim itu punya banyak sapi, jika ada tamu disembilihlah sapi
untuk tamunya. Dihidangkanlah makanan sapi yang masih muda nan gemuk yang
dibakar. Tapi ternyata tamunya tidak menghiraukan
makanan yang ditaro sama nabi Ibrahim. Timbul rasa takut dalam hati nabi
Ibrahim karena tiba-tiba ada 3 tamu yang tidak pernah dijumpainya dan saat
dihidangkan makanan tamu tersebut hanya diam dan mengabaikan hidangan. Karena
tamu tersebut tau bahwa nabi Ibrahim merasa takut, berkatalah jangan takut, kami
membawa kabar gembira untuk nabi Ibrahim, Ibrahim akan punya anak yang mana
anaknya diberi titel oleh Allah dengan titel alim (pinter,mengetahui). Di surat
yag lain dijelaskan bahwa tamu ini mengaku malaikat utusan Allah dan diutus
untuk kaumnya Luth membawa kabar bahwasannya Siti Sarah sebentar lagi akan
hamil dan punya anak yang bernama Ishaq. Kalau Ismail disifati dengan sifat
penyabar kalo Ishaq disifati Alim (pinter) dan dibilangnya Ishaq nanti akan
punya anak Yaqub. Mendengar kabar itu Sarah senang gembira, bertanyalah Sarah
bahwa saya sudah tua renta dan suami saya juga sudah begini puluhan tahun
sudah, bagamaimana bisa ?. Malaikat-pun menjawab, "seperti itulah yang Allah katakan
bahwa kamu akan punya anak sungguh Allah maha bijaksana dan maha mengetahui." Rasa
takut nabi Ibrahim pun hilang karena ternyata tamu tersebut adalah malaikat,
bertanyalah nabi Ibrahim, “kalian mau ngapain dateng ke bumi ini ?” Malaikat
menjawab, kami diutus untuk menghancurkan kaum mujrimin (penjahat, orang keji,
semua kejahatan berkumpul disitu). Nabi Ibrahim berkata, “Jangan, disana ada
ponakan ana luth as, jangan diadzab. Tolong jangan diazab. Kasih waktu dulu
barangkali nanti ada yang bertaubat.” Sungguh nabi Ibrahim itu sangatlah
penyayang, baik, kasihanan sama orang. Tapi kata malaikat, engga bisa, kami
lebih tau siapa yang ada di sana. Kami akan selamatkan dia (Luth) dan
keluarganya kecuali istrinya, karena istrinya membangkang pada suaminya. Ini
sudah perkaranya Allah dan tidak bisa ditawar, kaum itu harus diadzab. Kemudian
para Malaikat pun izin untuk berangkatt ke tempat kaum Nabi Luth. Nabi Luth AS
disebut namanya oleh Allah dalam Al-Quran sebanyak 27 kali. Sebagaimana kita
tahu Nabi Ibrahim diutus oleh Allah SWT untuk berdakwah kepada kaumnnya, ternyata kaumnya tidak ada yang
beriman kecuali satu atau dua orang dan salah satunya adalah Luth AS. Sehingga suatu waktu nabi
Ibrahim AS hijrah bersama istrinya termasuk Luth AS keponakannya, Nabi Ibrahin
hijrah dari Babilonia ke Syams. Saat itu Luth ikut hijrah bersama Nabi Ibrahim
AS walaupun Luth belum diutus oleh Allah SWT. Lalu para pembaca sekalian turunlah
perintah Allah SWT yang menjadikan Luth AS seorang Nabi. Diutus lah Luth AS ke
suatu tempat yang mana ditempat tersebut terjadi kejahatan-kejahatan,
kekejian-kekejian yang sangat banyak titik paling atas kekejian dan tidak
memiliki akhlak yang mana tempatnya itu sekarang di laut mati karena sama Allah
ditungkup habis dan terbentuk laut mati, diperbatasan antara palestina dan
yordan ditengah itu ada kampung yang bernama sadom (orang barat : sodom). Salah satu kekejiannya
adalah melakukan hal yang tidak bisa diterima oleh manusia normal karena
bertentangan dengan fitroh manusia, bahkan hewan tidak ikut-ikut dan tidak terima ini
semua. Mungkin di zaman sekarang masih ada kita temui laki-laki suka sama
laki-laki, tetapi kaum luth ini semua kaumnya sama, laki-laki menyukai laki-laki,
naudzubillah. Yang mana ini adalah penyakit dan membinasakna umat manusia.
Baik
kita kembali ke perjalanan 3 malaikat, sesampainya disana di pintu kaum
sadom yang mana kita tahu kalau malaikat menjelma jadi manusia pasti menjelma menjadi manusia yang ganteng
dan gak mungkin jelek. Masuklah ke kampung Sadom di siang bolong saat mereka
semua beristirahat. Nabi Luth AS tidak punya anak laki, anaknya semua
perempuan. Jadi kalau sepi anak perempuanya ini yang mengambil air di sumur
dekat pintu kampung sadom. Saat anaknya nabi Luth mengambil air, dia melihat
tiga orang pemuda tampan seperti orang tersesat. Si anak ini takut
pemuda ini akan dicelakai, dipermalukan, (mohon maaf-maaf cakap) digilir oleh orang kampung. Ditanyalah oleh anak nabi
Luth, siapa kalian ?. malaikat itu menjawab ana tamu sedang mencari Luth. Anaknya
takut karena dia tahu kalo bapaknya tidak boleh menerima tamu sebelum izin ke
orang kampung dulu. Kata anak ini, "jangan bergerak, tetaplah berdiri di sini." Larilah
anak ini untuk memberi tahu nabi Luth, Nabi Luth pun takut dan sedih, tidak ada nabi yang takut dan sedih
kalau kedatangan tamu kecuali nabi Luth AS. Kenapa ??? Ya karena kaumnya
seperti itu, (mohon maaf cakap) diganyang sama kaumnya siang malam, takut tamunya dipermalukan.
Keluarlah nabi Luth untuk menjemput 3 pemuda ini ke rumahnya dan nabi Luth sambil bercerita, kalau kaumnya tidak punya
akhlak, kaumnya itu jahat, dsb (dijelek-jelekan kaumnya di depan 3 pemuda
ini), maksudnya kalo ada apa-apa tolong maklumi kaumnya. Duduklah tamu pemuda
ini dan hanya diam saja. Bingunglah Nabi Luth ini dan saat itu digedor-gedorlah
rumah nabi Luth oleh kaumnya. Kata Allah yahro'una illaih bukan yatauna illaih
(mendatangi), apa artinya yahro'un, kata ahli tafsir “jalan cepet-cepet dengan
syahwat yang sangat menggebu-gebu”. Timbul pertanyaan, kenapa kaumnya bisa tahu
?, saat nabi Luth menyambut tamunya, isterinya lari memberitahu kaumnya. Ketika nabi Luth dan tamunya
duduk langsung digedor rumahnya. Timbulah perdebatan nabi luth (dibilik rumah)
dan kaumnya (di luar rumah). Nabi Luth AS menyeru pada kaumnnya :
Qolu yaqaumu ha’ula’I banati hunna athharulakum fattaqullah wala takhzuna fi dshoifi # ‘alaisa rijalun risyidun
"hai kaumku inilah putri-putri (negri)ku, mereka lebih suci bagimu, maka bertaqwalah kepada ALLAH S.W.T dan jangan kamu mencemarkan (nama)ku terhadap tamuku ini, # tidak adakah diantara kalian yang berakal”
namun kaumnya menjawab :
Qolu laqod ‘alimta malana fi banatika min haqqin # wa’innaka lata’lamu ma nurid
“ sesungguhnya kamu telah tau bahwa kami tidak berkeinginan terhadap putri-putrimu dan pastilah kamu tau apa yang kami kehendaki “
Nabi luth terdesak dan menjaga pintu rumahnya
sambil berkata, “wahai kaum ku ini putri-putri ku ini lebih suci untuk kalian
nikahi ini daripada sesama lelaki bertkwalah pada Allah dan jangan malui-maluin ana di
depan tamu ana, tidak ada akal sedikitpun dianntara kalian masa kalian begini." Terus ribut seperti itu, didobrak-ditahan.
Qolu ya luthu inna rusulu robbika lan yasilu fa’asribi’ahlika biqth’in min allaili wala yaltafit minnkum ‘ahadun illa imro’ataka # innahu musibuha ma asobahum # inna mau’idahumu assubhu # ‘alaisa assubhu biqoribin
Para utusan ( malaikat berkata ) “ hai Luth sesungguhnya kami adalah utusan – utusan pengeranmu, sekali – kali mereka tidak akan menggangu kamu, dengan itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikutmu, kecuali istrimu, pada akhir malam, dan jangan seorangpun dari kalian yang tertinggal, sesungguhnya istrimu dan mereka semua akan tertimpa adzab, dan adzab tersebut akan jatuh pada waktu subuh tiba”
Dan tamu-tamu itupun nyeletuk, Ya
Luth kami adalah utusan Allah jangan takut mereka tidak akan sampai kepadamu mereka
tidak akan ganggu kamu, kami utusan Allah.
Akhirnya para pembaca sekalian,
ribut-ribut sampai sore masuk malam hari, diceritakan bahwa kaum Luth ditempeleng oleh jibriil dengan sayapnya satu kali, semua yang hadir di sana, buta
seketika, mereka menjerit-jerit "ana tidak bisa melihat lagi-ana tidak bisa
melihat lagi". Tetapi mereka berkata, "Luth... jangan seneng-seneng, besok pagi
kami akan kesini lagi." Kemudian malaikat memberitahu nabi Luth, keluarlah kamu
dari kampungmu ini malam-malam dan jangan ada yang menoleh kebelakang. Namun malam
itu istri nabi Luth menoleh ke belakang dan kembali ke kaumnya.
Nah disini
temen-temen semua ada suatu pesan, orang kalo mau tobat dari sesuatu jangan
menengok kebelakang terus jalan kedepan dan jangan balik lagi ke masa itu.
Akhirnya temen-temen, Allah berfirman,
Falamma ja’a amruna ja’alna ‘alaiha safilaha wa’amthorna a’laiha hijarotan min sijjilin manndzhut
"Maka tatkala adzab kami datang, kami jadikan negri itu yang diatas kebawah yang bawah keatas ( dibalik ), dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar bertubi – tubi"
Ada suatu riwayat yang menceritakan bahwa
kampunngnya kaum sodom itu oleh malaikat Jibril dipotong dan terjadi gempa, setelah
dipotong diangkat oleh malaikat Jibril sampai langit ke satu hingga penghuni
langit mendengar suara anjing dan ayamnya. Lalu dibalik dan dibantingkan ke muka
bumi. Lalu kami hujani mereka dengan bebatuan yang berapi yang batunya itu
punya nama seperti paket dan tepat menuju orang-orang keji itu dan tak ada yang
meleset.
Sekarang
pertanyaannya, kenapa Allah balik ? iya karena inilah azabnya kaum ini fitrahnya terbalik.
Ini adalah penyakit, penyakit badan dan penyakit hati yang menular.
Para pembaca yang budiman, dari kisah ini banyak sekali pesan dan hikmah yang bisa kita petik salah satu adalah bagaimana gigihanya Nabi Luth berdakwah mengajak kaum Sodom untuk meninggalkan perilaku yang merusak, cobaan dan rintangan dalam berdakwah yang datang dari isterinya, kegigihan ini mesti kita teladani. Seperti yang terjadi kepada Nabi Luth. Istrinya justru menjadi penghalang dakwahnya. dan jangan sampai kita memiliki sikap pembangkang terhadap perintah Allah dan tidak mau bertobat sehingga menyebabkan manusia tertimpa azab seperti yang menimpa Kaum Sodom. Naudzu billah.