Sabtu, 12 September 2020

Inallaha Ma'ana

Jangan Menjadi Lilin! – Words Power 

Melalui syair ini saya ingin mengajak anda untuk merenung

Merenung… dan berfikir kembali

Berfikir…tentang apa yang seharusnya kita lakukan.

Syair ini sengaja saya buat untuk anda, yang mungkin saat ini sedang merasa cemas..takut..gelisah..atau untuk anda yang baru saja mengalami suatu permasalahan yang membuat perasaan anda menjadi tidak nyaman.

Heumft hhhh

kawan.. jika saat ini perasaanmu sedang gelisah, cemas, takut, ataupun sedih

Cobalah tenangkan diri sejenak, hayati syair perenungan ini sambil menarik nafas yang dalam..

Heumft hhhh, fikirkan kembali..

Teman.. kita semua sama, kita memiliki hati yang penuh dengan luka.

Aku hanya mengingatkan bahwa kita hidup hanya satu kali, jadi jangan terus membawa beban fikiran.

Dalam hidup ini banyak hal yang bsa terjadi. Ada hal yang mebuat kita senang namun banyak pula hal yang dapat melukai kita. Ada hal yang diciptakan untuk kita miliki, namun ada pula hal lain yang bukan diciptakan untuk kita miliki. Terkadang apa yag kita lakukan, apa yang kita anggap baik, malah diaggap buruk oleh orang lain. Ada pula hal yang kita berjuang mati-matian tapi harus berakhir sia-sia. Kekecewaan bisa datang setap saat.

Kawan..

Memang terkadang sangat sulit untuk memaafkan. Daripada kita terjebak dalam suatu lingkaran, lebih baik belajar.. belajar.. belajar untuk menjadi orang yang sabar, belajar untuk tersenyum, tersenyum penuh maaf.

Cobalah tutup mata sejanak, tarik nafas dan fikirkan kembali, renungkan kembali.

Sadari bahwa semua yg sudah terjadi, sudah terlanjur terjadi. Mungkin saja sudah bagian dari rencana-Nya. Berehentilah melukai diri sendiri. Stop.. Cukup ..!!

Memaafkan pasti lebih baik, maafkan lah diri sendiri karena kita masih pantas untuk bahagia. Kita memang tidak dapat mengubah apa yang sudah terjadi, dan kita tidak dapat mengubah semua orang suka atas apa yg kita lakukan.  Didalam hidup ini pasti ada penyesalan. Hmmm menyesal tidak dapat merubah apapun, menyesal tidak akan merubah apapun, walau sebenernya tidak ada hidup tanpa penyesalan. Siapa yang tidak pernah sedih ? Siapa yang tidak pernah terluka ? Siapa yang tidak pernah menyesal ? Siapa yang tidak pernah berbuat salah ? kadang kala, justru kesalahan yang mebuat kita semakin kuat, membuat kita menjadi semakin dewasa.

Kawan, mari kita ikhlaskan , mari kita maafkan. Semua orang selalu punya kesempatan. Mungkin kita hanya perlu memulai, memulai kembali.. Yang sudah beralalu biarkanlah berlalu, yang perlu dilajutkan lanjutkanlah, jangan biarkan perasaan ini menarikmu lebih dalam lagi, jangan. Cukup..cukup..cukup…

Fokuslah pada apa yag dapat membahagiaknmu, selama kaki masih mampu menginjak tanah, jangan putus asa, kita msih pantas untuk bahagia, saya, anda semua.

Sadarilah bahwa rasa sakit, cemas, takut, dan sedih yang anda rasakan saat ini adalah bentuk kekecewaan anda.. anda pasti mampu menghadapinya, sadari lah dan yakin ini semua sudah terlanjur terjadi. Kita hanya perlu ikhlas. Dan memaafkan semuanya. Lepaskan.. ikhlaskan, ikhlaskan perasaan tersebut, ihklaskan kejadian tersebut. Anda masih punya kesempatan. Ingat kita hanya hidup satu kali, mari, kita jalani dengan baik. Hentikan kegelisah ini.

Kadang kita hanya terlalu sombong, lupa akan kehadiran-Nya.

Teman, laa tahzan inallaha ma'ana ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

A Dreamer

Menurut pendapat  saya, mimpi adalah anugerah TUHAN yang diberikan kepada seluruh hamba-NYA tanpa terkecuali. Karena saya yakin dengan sepen...