Inallaha Ma'ana
Melalui syair ini saya ingin mengajak anda untuk
merenung
Merenung… dan berfikir kembali
Berfikir…tentang apa yang seharusnya kita lakukan.
Syair ini sengaja saya buat untuk anda, yang mungkin
saat ini sedang merasa cemas..takut..gelisah..atau untuk anda yang baru saja
mengalami suatu permasalahan yang membuat perasaan anda menjadi tidak nyaman.
Heumft hhhh
kawan.. jika saat ini perasaanmu sedang
gelisah, cemas, takut, ataupun sedih
Cobalah tenangkan diri sejenak, hayati syair perenungan
ini sambil menarik nafas yang dalam..
Heumft hhhh, fikirkan kembali..
Teman.. kita semua sama, kita memiliki hati yang penuh
dengan luka.
Aku hanya mengingatkan bahwa kita hidup hanya satu kali,
jadi jangan terus membawa beban fikiran.
Dalam hidup ini banyak hal yang bsa terjadi. Ada hal
yang mebuat kita senang namun banyak pula hal yang dapat melukai kita. Ada hal
yang diciptakan untuk kita miliki, namun ada pula hal lain yang bukan diciptakan
untuk kita miliki. Terkadang apa yag kita lakukan, apa yang kita anggap baik,
malah diaggap buruk oleh orang lain. Ada pula hal yang kita berjuang
mati-matian tapi harus berakhir sia-sia. Kekecewaan bisa datang setap saat.
Kawan..
Memang terkadang sangat sulit untuk memaafkan. Daripada
kita terjebak dalam suatu lingkaran, lebih baik belajar.. belajar.. belajar
untuk menjadi orang yang sabar, belajar untuk tersenyum, tersenyum penuh maaf.
Cobalah tutup mata sejanak, tarik nafas dan fikirkan
kembali, renungkan kembali.
Sadari bahwa semua yg sudah terjadi, sudah terlanjur
terjadi. Mungkin saja sudah bagian dari rencana-Nya. Berehentilah melukai diri
sendiri. Stop.. Cukup ..!!
Memaafkan pasti lebih baik, maafkan lah diri sendiri
karena kita masih pantas untuk bahagia. Kita memang tidak dapat mengubah apa
yang sudah terjadi, dan kita tidak dapat mengubah semua orang suka atas apa yg
kita lakukan. Didalam hidup ini pasti
ada penyesalan. Hmmm menyesal tidak dapat merubah apapun, menyesal tidak akan
merubah apapun, walau sebenernya tidak ada hidup tanpa penyesalan. Siapa yang
tidak pernah sedih ? Siapa yang tidak pernah terluka ? Siapa yang tidak pernah
menyesal ? Siapa yang tidak pernah berbuat salah ? kadang kala, justru
kesalahan yang mebuat kita semakin kuat, membuat kita menjadi semakin dewasa.
Kawan, mari kita ikhlaskan , mari kita maafkan. Semua
orang selalu punya kesempatan. Mungkin kita hanya perlu memulai, memulai kembali..
Yang sudah beralalu biarkanlah berlalu, yang perlu dilajutkan lanjutkanlah, jangan
biarkan perasaan ini menarikmu lebih dalam lagi, jangan. Cukup..cukup..cukup…
Fokuslah pada apa yag dapat membahagiaknmu, selama
kaki masih mampu menginjak tanah, jangan putus asa, kita msih pantas untuk
bahagia, saya, anda semua.
Sadarilah bahwa rasa sakit, cemas, takut, dan sedih
yang anda rasakan saat ini adalah bentuk kekecewaan anda.. anda pasti mampu
menghadapinya, sadari lah dan yakin ini semua sudah terlanjur terjadi. Kita hanya
perlu ikhlas. Dan memaafkan semuanya. Lepaskan.. ikhlaskan, ikhlaskan perasaan
tersebut, ihklaskan kejadian tersebut. Anda masih punya kesempatan. Ingat kita
hanya hidup satu kali, mari, kita jalani dengan baik. Hentikan kegelisah ini.
Kadang kita hanya terlalu sombong, lupa akan
kehadiran-Nya.
Teman, laa tahzan inallaha ma'ana ~