Kamis, 06 Februari 2020

Proses Terbentuknya Black Hole



BLACK HOLE

Hasil gambar untuk black hole

Berawal dari masa perkulihan, saat itu saya masih semester empat sedang mengikuti perkuliahan Kimia Anorganik. Dalam subab itu juga dibahas tentang atom dan inti atom sehingga di akhir jam kuliah saya mengajukan sebuah pertanyaan. “Dalam suatu materi yang memiliki kecepatan tinggi bahkan menyerupai kecepatan cahaya, suhu materi itu akan semakin panas dan elektron lama-kelamaan tidak seimbang pada garis orbitnya sehingga akan jatuh ke dalam inti. Secara kimia, bersatunya elektron dan inti atom ini membuat suatu materi akan musnah. Namun bagaimana jika materi yang dimaksud adalah bintang ? yang membuat terbentuk balck hole atau lubang hitam yang merupakan gerbang menuju DIMENSI LAIN LINTAS RUANG DAN WAKTU (?)
Alhasil saya direkomendasikan oleh dosen saya untuk mencari jawaban itu dari Prof Fisika ITB, namun sampai sekarang saya masih belum bisa bertemu dengan beliau. Tapi saya selalu membaca jurnal-jurnal tentang black hole ini dan tulisan ini adalah review dari jurnal-jurnal yang saya baca, semoga bermanfaat yaa.   

Tentu kalian sudah enggak asing dengan istilah Black Hole atau Lubang Hitam. Pasti banyak dari kalian yang sudah menonton film yang ada lubang hitamnya. Tapi tahukah kalian dari mana lubang hitam itu berasal ? dan bagaimana proses terbentuknya ? Baik mari kita bahas bersama ya…

Layaknya bumi bintang juga memiliki gravitasi, tapi gravitasi yang ada pada bintang jauh lebih kuat. Selain itu gravitasi bintang memicu terjadinya reaksi fusi yng nantinya akan menghasilkn energi yang sangat besar energi dalam bentuk radiasi nuklir dan radiasi elektromagnetik inilah yang menyebabkan bintang bersinar dan memiliki suhu yang sangat panas. Namun radiasi yang ditimbulkan oleh reaksi fusi tersebut tidak hanya membuat bintang bersinar, tapi juga berperan penting dalam menjaga kestabilan struktur bintang. Hal tersebut terjadi karena energi radiasi yang dihasilkan dari inti bintang akan selalu berusaha keluar dari bintang dan melawan gaya tarik gravitasi yang ada pada bintang tersebut. Aksi saling dorong antara gravitasi dan energi radiasi inilah yang menciptakan keseimbangan dan menjaga keutuhan struktur bintang.
Rekasi fusi hidrogen yang terjadi pada bintang tidak hanya berhenti hingga hidrogen menjadi helium, tapi akan terus berlanjut secara bertahap hingga seluruh elemennya berubah menjadi besi.
















Dan ketika seluruh elemen telah berubah menjadi besi, maka reaksi fusi akan berhenti. Hal ini disebabkan karena reaksi fusi yang menghasilkan besi tidak memiliki energi yang cukup untuk membuat besi terfusikan menjadi elemen yang lebih berat lagi. Ketika jumlah besi yang berada pada inti bintang telah mencapai jumlah kritikal, jumlah reaksi fusi lama kelamaan akan berkurang dan energi radiasi yang dihasilkan pun akan menurun. Akibatnya keseimbangan antara energi radiasi dan gaya tarik gravitasi pun akan rusak. Apabila keseimbangan gravitasi dan radiasi telah rusak maka gaya tarik gravitasi yang sangat besar akan membuat bintang mengalami gravitational collapse. Seluruh struktur bintang akan runtuh dan terhisap ke arah inti bintang. Dalam waktu yang sangat singkat bintang pun akan hancur dalam sebuah ledakan supernova yang sangat dahsyat. Apabila masa awal bintng yang hancur ternyata sangat besar maka seluruh material bintang yang tersisa akan berubah menjadi sebuah lubang hitam. Bintang mati tidak Cuma berubah jadi lubang hitam loh. Bintang mati juga bisa menjadi bintang neutron ataupun white dwarf.

Tahapan terjadinya supernova :

1. pembengkakan, bintang akan menjadi sebuah bintang raksaksa yang amat besar karena  bintang mengirimkan inti Helium di dalamnya ke permukaan. inti bintang akan menyusut sehingga bintang menjadi lebih panas dan padat
2. inti besi, semua inti bintang hilang dan hanya tersisa hanya unsur Besi. Satu detik kemudian bintang akan hancur karena bintang tidak bisa melakukan reaksi fusi untuk merubah unsur Besi menjadi unsur yang lebih berat.
3. Peledakan, suhu inti bintang menjadi sangat panas yaitu 100 miliar derajat celcius. energi pada inti ditransfer menyelimuti bintang yang kemudian meledak dan menyebarkan gelombang kejut. 
4. pelontaran, gelombang kejut akan melontarkn elemen-elemen baru dan isotop-isotop radioaktif dari bintang ke ruang angkasa

nah sekarang udah kejawab yaa kenapa bintang bisa menjadi sebuah lubang hitam. next time kita bahas tentang mitos atau fakta tentang black hole yaa.

Terima Kasih ~

A Dreamer

Menurut pendapat  saya, mimpi adalah anugerah TUHAN yang diberikan kepada seluruh hamba-NYA tanpa terkecuali. Karena saya yakin dengan sepen...