BLACK HOLE
Berawal dari masa
perkulihan, saat itu saya masih semester empat sedang mengikuti perkuliahan Kimia
Anorganik. Dalam subab itu juga dibahas tentang atom dan inti atom sehingga di
akhir jam kuliah saya mengajukan sebuah pertanyaan. “Dalam suatu materi yang
memiliki kecepatan tinggi bahkan menyerupai kecepatan cahaya, suhu materi itu
akan semakin panas dan elektron lama-kelamaan tidak seimbang pada garis
orbitnya sehingga akan jatuh ke dalam inti. Secara kimia, bersatunya elektron
dan inti atom ini membuat suatu materi akan musnah. Namun bagaimana jika materi
yang dimaksud adalah bintang ? yang membuat terbentuk balck hole atau lubang
hitam yang merupakan gerbang menuju DIMENSI LAIN LINTAS RUANG DAN WAKTU (?)
Alhasil saya
direkomendasikan oleh dosen saya untuk mencari jawaban itu dari Prof Fisika
ITB, namun sampai sekarang saya masih belum bisa bertemu dengan beliau. Tapi
saya selalu membaca jurnal-jurnal tentang black hole ini dan tulisan ini adalah
review dari jurnal-jurnal yang saya baca, semoga bermanfaat yaa.
Tentu
kalian sudah enggak asing dengan istilah Black Hole atau Lubang Hitam. Pasti banyak
dari kalian yang sudah menonton film yang ada lubang hitamnya. Tapi tahukah
kalian dari mana lubang hitam itu berasal ? dan bagaimana proses terbentuknya ?
Baik mari kita bahas bersama ya…
Layaknya
bumi bintang juga memiliki gravitasi, tapi gravitasi yang ada pada bintang jauh
lebih kuat. Selain itu gravitasi bintang memicu terjadinya reaksi fusi yng
nantinya akan menghasilkn energi yang sangat besar energi dalam bentuk radiasi
nuklir dan radiasi elektromagnetik inilah yang menyebabkan bintang bersinar dan
memiliki suhu yang sangat panas. Namun radiasi yang ditimbulkan oleh reaksi
fusi tersebut tidak hanya membuat bintang bersinar, tapi juga berperan penting
dalam menjaga kestabilan struktur bintang. Hal tersebut terjadi karena energi
radiasi yang dihasilkan dari inti bintang akan selalu berusaha keluar dari
bintang dan melawan gaya tarik gravitasi yang ada pada bintang tersebut. Aksi saling
dorong antara gravitasi dan energi radiasi inilah yang menciptakan keseimbangan
dan menjaga keutuhan struktur bintang.
Rekasi
fusi hidrogen yang terjadi pada bintang tidak hanya berhenti hingga hidrogen
menjadi helium, tapi akan terus berlanjut secara bertahap hingga seluruh
elemennya berubah menjadi besi.
Dan ketika seluruh elemen telah berubah menjadi
besi, maka reaksi fusi akan berhenti. Hal ini disebabkan karena reaksi fusi
yang menghasilkan besi tidak memiliki energi yang cukup untuk membuat besi
terfusikan menjadi elemen yang lebih berat lagi. Ketika jumlah besi yang berada
pada inti bintang telah mencapai jumlah kritikal, jumlah reaksi fusi lama
kelamaan akan berkurang dan energi radiasi yang dihasilkan pun akan menurun. Akibatnya
keseimbangan antara energi radiasi dan gaya tarik gravitasi pun akan rusak. Apabila
keseimbangan gravitasi dan radiasi telah rusak maka gaya tarik gravitasi yang
sangat besar akan membuat bintang mengalami gravitational collapse. Seluruh struktur
bintang akan runtuh dan terhisap ke arah inti bintang. Dalam waktu yang sangat
singkat bintang pun akan hancur dalam sebuah ledakan supernova yang sangat
dahsyat. Apabila masa awal bintng yang hancur ternyata sangat besar maka seluruh
material bintang yang tersisa akan berubah menjadi sebuah lubang hitam. Bintang
mati tidak Cuma berubah jadi lubang hitam loh. Bintang mati juga bisa menjadi
bintang neutron ataupun white dwarf.
Tahapan terjadinya supernova :
1. pembengkakan, bintang akan menjadi sebuah bintang raksaksa yang amat besar karena bintang mengirimkan inti Helium di dalamnya ke permukaan. inti bintang akan menyusut sehingga bintang menjadi lebih panas dan padat
2. inti besi, semua inti bintang hilang dan hanya tersisa hanya unsur Besi. Satu detik kemudian bintang akan hancur karena bintang tidak bisa melakukan reaksi fusi untuk merubah unsur Besi menjadi unsur yang lebih berat.
3. Peledakan, suhu inti bintang menjadi sangat panas yaitu 100 miliar derajat celcius. energi pada inti ditransfer menyelimuti bintang yang kemudian meledak dan menyebarkan gelombang kejut.
4. pelontaran, gelombang kejut akan melontarkn elemen-elemen baru dan isotop-isotop radioaktif dari bintang ke ruang angkasa
nah sekarang udah kejawab yaa kenapa bintang bisa menjadi sebuah lubang hitam. next time kita bahas tentang mitos atau fakta tentang black hole yaa.
Terima Kasih ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar